Hadits
"Cara mengetahui keshahihan hadits bagi yg awam"
Ustadz Yulian Purnama حفظه الله
Hadits yaitu semua yg disandarkan kpd rasulullah saw baik perkataan dan perbuatan nabi atas perstujuan nabi
Sanad yaitu rantai periwayatan hadits
Ujung awalnya adl dari nabi Muhammad, sahabat,tabiin, dst sampe kpd para ulama misal ->Hr. Bukhari
Hukmul hadits -> derajat hadits. Ada shahih, hasan, dhoif, munkar, maudhu'
Yg bisa menjadi hujjah hanya hadits shahih (yakin dari nabi) atau hadits hasan (kemungkinan besar dari nabi). Sedangkan dibawahnya tdk bisa dijadikan dalil.
Jika ada hr. Bukhari, hr muslim, atau hr bukhari & muslim maka ini shahih karena sudah disepakati sebagai dalil.
Dan ini adl dua kitab yg paling shahih setelah Al Qur'an maka ini tdk perlu ditanyakan lagi.
Jika ada hadits selain yg dua diatas maka perlu di cek lagi, jgn lgsg di yakini, amalkan, sebarkan.
Bagaimana? Lihat apakah ada keterangan dari para ulama ttg derajat hadits ini. Misal : hr. Abu daud dishahihkan oleh ibnu hajar. Hr at tirmidzi dishahihkan al mundziri.. .dishahihkan syaikh al albani, dlsb. Penilaian dari ulama hadits bukan dari ustadz :D
Jika tdk bisa menelaah sanad seperti kita yg awwam maka tanya kpd ahli ilmu.
Jika diperselsihkan dan bingung maka memilih yang lebih diyakini
Ketika mendengarkan hadits dan tdk mendengar takhrijnya (dari siapa, riwayat siapa,shahih atau tdk) maka lihat siapa yg ceramah atau penulis dan kita sdh tau komitmennya maka khusnuzhan. Karena ini sulit untuk dihafal namun mereka tau kalo itu shahih. Namun kita tetap dianjurkan utk menghafal.
Cek diaplikasi pengecek hadits, cari teks arabnya bukan nomornya.
Yg menomori hadits itu bukan bukhari atau muslim namun ulama2.
Komentar
Posting Komentar