Definisi
"Definisi hadits hasan"
Ust. Yulian Purnama Hafizhahullah
Hadist shahih adl hadits yg bersambung sanadnya (rantai perawinya tdk putus) seperti hr. Bukhari, muslim
Diriwayatkan perawi yg adil->> disifati ketakwaan dan dijauhi dari dosa besar dan tdk terus menerus melakukan dosa kecil, jauh dari menjatuhkan wibawa.
Perawi yg Dhabit -->>memiiki hafalan yg kuat, atau catatan yg lengkap
Tidak ada syad -->> periwayatan yg berbeda dgn perawi lain yg lebih tsiqah (adil, terpercaya)
Tdk ada illah -->> yaitu penyakit yg menyebabkan hadits bisa ditolak
Scr umum yg disebut hadits hasan adl hadits yg memiliki kriteria hadits shahih namun kualitas perawi nya dibawah kualitas hadits shahih
Definisi at tirmidzi :
Hadits hasan adl hadits yg diriwayatkan ada sanadnya didalamnya tdk ada perawi yg tukang dusta dan ada beberapa jalan dari hadits tsb.
(Banyak periwayatannya)
Ibnu hajar al asqalani :
Khabar ahad (diriwayatkan tidak sampai mutawathir->>) diriwayatkan oleh perawi yg adil dan dhabt, tdk memiliki syad, illah. Kualitas dhabt nya dari perawi ringan. Atau hadits hasan kualitasnya lebih rendah.
Yg pertama kali memunculkan hadits hasan adalah at tirmidzi.
Dizaman muttaqadimin hanya mengenal hadits shahih dan dhaif, hadits hasan dianggap shahih
Hadits hasan dibagi menjadi dua
1. lidzatihi - adl hadits yg sesuai dgn disebutkan diatas.
2. Lighairihi - hadits2 yg dhaif ringan, tapi karena diriwayatkan dgn banyak jalan dan saling menguatkan satu sama lain sehingga terangkat menjadi hasan lighairihi.
Hasan shahih -->> sebagian ulama menganggap hasan, sebagian shahih namun pada umumnya shahih atau dishahihkan oleh at tirmidzi.
Jika at tirmidzi mengatakan hasan maka dia menganggap dhaif tapi kita liat komentar ulama yg lain.
Hadits yg derajatnya dibawah hadits hasan adalah hadits dhaif (tdk bisa menjadi dalil)
Komentar
Posting Komentar