القرآن

"Unggul dan Produktif dengan Al Quran"

Ustadz Yulian Purnama حفظه الله
Zoom
30.10.2021

Pelajaran dari Al Quran akan menjadikan kita manusia2 yg unggul, 

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُور

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

وَٱقْصِدْ فِى مَشْيِكَ وَٱغْضُضْ مِن صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنكَرَ ٱلْأَصْوَٰتِ لَصَوْتُ ٱلْحَمِيرِ

Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai." (Luqman : 18-19)

->>2 ayat ini saja sudah mengajarkan adab yg paling tinggi ketika berbicara, kemudian cara berjalan, rendahkanlah suaramu ->suka teriak2 adalah adab yg tercela.


يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَدْخُلُوا۟ بُيُوتَ ٱلنَّبِىِّ إِلَّآ أَن يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَىٰ طَعَامٍ غَيْرَ نَٰظِرِينَ إِنَىٰهُ وَلَٰكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَٱدْخُلُوا۟ فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَٱنتَشِرُوا۟ وَلَا مُسْتَـْٔنِسِينَ لِحَدِيثٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ يُؤْذِى ٱلنَّبِىَّ فَيَسْتَحْىِۦ مِنكُمْ ۖ وَٱللَّهُ لَا يَسْتَحْىِۦ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَٰعًا فَسْـَٔلُوهُنَّ مِن وَرَآءِ حِجَابٍ ۚ ذَٰلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ ۚ وَمَا كَانَ لَكُمْ أَن تُؤْذُوا۟ رَسُولَ ٱللَّهِ وَلَآ أَن تَنكِحُوٓا۟ أَزْوَٰجَهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦٓ أَبَدًا ۚ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِيمًا

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah."(Al ahzab 53)

->Jika sudah selesai makan dan urusan maka pulang. Ini adab yg baik, karena yg punya rumah pasti ingin istirahat dan beres2.


-> Yusuf 86
Ayat ini mengajarkan kita agar tdk banyak mengeluh kpd manusia, mengeluhlah kpd Allaah, minta sama Allaah.

-> Thaha 117
Siti ini julukan bagi orang yg dihormati dlm b. Arab. Sebenarnya berasal dari kata sayyidati disingkat menjadi siti.
Ketika nabi Adam tergoda syaithan maka nabi Adam ini memiliki kewajiban untuk bekerja sebagai suami (menjadi sulit di dunia) kalau di surga ya gak ada kerja.
Semangat bekerja bagi laki2!

-> An Nahl 8
Ayat ini memotivasi kita untuk berinovasi menciptakan kendaraan2

->Mujadalah 11
Allaah akan meninggikan derajat seseorang dengan beriman sesuai al quran wa sunnah dan berilmu dalam pengetahuan agama.

"Sebaik2 kalian adl yg mempelajari al quran dan mengajarkannya" (hr. Bukhari)

"Allaah akan mengangkat derajat sebagian kaum karena Al Quran, dan menghinakannya dgn sebagian yg lain" (Hr. Muslim)
-> Allah akan mengangkat derajat orang2 yg mempelajari, mengamalkan Al Quran, berhukum dgn Al Quran. Allaah akan menghinakan kaum yg berpaling dari Al Quran karena mereka tdk mau membenarkan kabar dari Al Quran

Al Quran bukan hanya menghasilkan pribadi yg unggul namun juga masyarakatnya

Semua yg diperintahkan di dalam Al quran itu maslahat (baik) untuk kita
Yg dilarang itu berarti 100% buruk untuk kita.
Khamar dan judi itu ada manfaatnya sedikit namun dosanya lebih besar daripada manfaatnya makanya dilarang dalam islam. Ajaran islam itu maslahatnya lebih besar daripada mudharatnya.

Contoh : sholat itu membutuhkan usaha dan tenaga, meluangkan waktu namun maslahatnya lebih besar yaitu kita bisa menenangkan dan menguatkan hati kita, lebih dekat kpd Allaah, dlsb.

Membaca, menghafal, mempelajari, mentadabburi, mengamalkan.

Tafsir adalah sarana untuk tadabbur.

Beramal karena manusia adalah riya
Meninggalkan amalan karena takut penilaian manusia ini juga riya.
Jadi bagaimana?
->>Tetap melaksanakannya dan berusaha memperbaiki niat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau?

Fiqih Thaharah

Fitnah